Skip to main content

SPARINGKLHK

sumber: mertani.co.id

Air limbah industri atau pabrik umumnya mengandung berbagai bahan kimia, logam berat, zat organik, maupun mikroorganisme berbahaya. Apabila tidak dilakukan pengolahan sebelum dibuang ke lingkungan, maka akan menimbulkan dampak serius bagi lingkungan, kesehatan, dan keberlanjutan sosial ekonomi.

Pengertian Tentng Air Limbah

Air limbah Industri merupakan sumber pencemaran air yang sangat potensial. Pada konsentrasi yang tinggi, limbah tersebut menyebabkan kontaminasi bakteriologis serta beban nutrien yang berlebihan (euthrophication). Limbah industri anoganik lebih sulit untuk dikontrol dan mempunyai potensi bahaya yang lebih besar. Industri kimia berbahaya mengeluarkan limbah berbahaya yang mengadung senyawa yang bersifat racun (toxic material) serta logam berat yang bersifat toksik. Air limbah yang berasal dari industri sangat bervariasi tergantung dari jenis industrinya. Industri tersebut selain menghasilkan produk yang bermanfaat, juga menghasilkan produk samping berupa limbah yang berbahaya dan beracun.

Limbah beracun yang dihasilkan industri antara lain dapat berupa logam berat. Menurut beberapa literatur terdapat 80 jenis dari 109 unsur kimia di muka bumi ini yang telah teridentifikasi sebagai jenis logam berat. Berdasarkan sudut pandang toksikologi, logam berat ini dapat dibagi dalam dua jenis. Jenis pertama adalah logam berat esensial, di mana keberadaannya dalam jumlah tertentu sangat dibutuhkan oleh organisme hidup.

Air Limbah Industri

Air limbah Industri merupakan sumber pencemaran air yang sangat potensial. Pada konsentrasi yang tinggi, limbah tersebut menyebabkan kontaminasi bakteriologis serta beban nutrien yang berlebihan (euthrophication). Limbah industri anoganik lebih sulit untuk dikontrol dan mempunyai potensi bahaya yang lebih besar. Industri kimia berbahaya mengeluarkan limbah berbahaya yang mengadung senyawa yang bersifat racun (toxic material) serta logam berat yang bersifat toksik. Air limbah yang berasal dari industri sangat bervariasi tergantung dari jenis industrinya. Industri tersebut selain menghasilkan produk yang bermanfaat, juga menghasilkan produk samping berupa limbah yang berbahaya dan beracun.

Limbah beracun yang dihasilkan industri antara lain dapat berupa logam berat. Menurut beberapa literatur terdapat 80 jenis dari 109 unsur kimia di muka bumi ini yang telah teridentifikasi sebagai jenis logam berat. Berdasarkan sudut pandang toksikologi, logam berat ini dapat dibagi dalam dua jenis. Jenis pertama adalah logam berat esensial, di mana keberadaannya dalam jumlah tertentu sangat dibutuhkan oleh organisme hidu

Dampak Bagi Lingkungan

  • Pencemaran air permukaan dan air tanah: Limbah yang langsung dibuang ke sungai, danau, atau laut dapat mencemari sumber air. Zat beracun bisameresap ke dalam tanah sehingga kualitas air tanah menurun.
  • Kerusakan ekosistem perairan: Kandungan limbah organik dapat menyebabkan eutrofikasi (ledakan alga) yang mengurangi oksigen dalam air,sehingga ikan dan biota air lainnya mati.
  • Penurunan kualitas tanah: Limbah dengan kandungan logam berat dapat mengendap di tanah dan mengganggu kesuburan, sehinggaproduktivitas pertanian berkurang.

Dampak Bagi Manusia

  • Penyakit akibat air tercemar: Air yang terkontaminasi limbah dapat menimbulkan penyakit kulit, diare, kolera, hingga keracunan kronis.
  • Akumulasi zat berbahaya dalam tubuh: Logam berat seperti merkuri, timbal, dan kadmium dapat masuk ke rantai makanan melalui ikan atau tanaman, dan jika dikonsumsi manusia dapat menyebabkan kerusakan organ vital (ginjal, hati, otak).
  • Gangguan pernapasan dan kesehatan reproduksi: Beberapa senyawa kimia beracun dari limbah cair industri dapat menguap ke udara, memicu gangguan pernapasan hingga mengganggu sistem reproduksi.

sumber:

https://grahamutupersada.com/berita/lingkungan/dampak-limbah-cair-terhadap-kesuburan-tanah-tantangan-dan-solusi

https://www.academia.edu/111183131/METODA_PENGHILANGAN_LOGAM_BERAT_As_Cd_Cr_Ag_Cu_Pb_Ni_dan_Zn_DI_DALAM_AIR_LIMBAH_INDUSTRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *